Tuesday 23rd October 2018

Golkar Diminta Tarik Dukungan ke Ahok Atas Kasus Penistaan Al Quran

golkar

Jakarta – Eksponen muda Partai Golkar, Mirwan BZ Vauly menyebutkan belum terlambat bagi partainya menarik dukungan yang sudah diberikan kepada calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pasalnya, kasus penistaan Al Quran oleh Ahok terkait dibohongi surat al-Maidah ayat 51, kini terlanjur membuat luka bagi umat Islam di tanah air.

“Dengan demikian, Golkar memiliki momentum atas adanya kasus yang membuat heboh tersebut, dan telah dilaporkan ke pihak polisi oleh berbagai ormas Islam.” ujarnya di Jakarta, Senin (31/10).

Menurutnya, gambaran perasaan terluka masyarakat Islam Indonesia tidak bisa lagi dibendung. Kondisi ini merupakan realitas politik, nyata, dan gamblang sehingga tidak bisa diabaikan partai politik, apalagi oleh sekaliber Partai Golkar.

“Bagaimana mungkin Golkar tidak bisa melihat kenyataan besar ini di hadapan kita. Sehebat-hebatnya menutup mata, kenyataan politik ini terlihat dengan terang-benderang di masyarakat luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, perkembangan kondisi dalam kasus itu tentu saja tidak baik untuk Golkar ke depan.

“Jika Presiden Jokowi saja menanggapi permintaan masyarakat Islam untuk demo besar pada 4 November nanti, tentu Golkar tidak mau dianggap sebagai partai yang kehilangan sensitivitas dan kecerdasan sosial politiknya dalam memahami perasaan rakyat,” pungkasnya. (Zul)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan