Tuesday 23rd October 2018

Hingga Maret, PT Brata Terima Kiriman TKI Malaysia Rp 1 Milyar

DEPORTASI

Jakarta – Sepanjang bulan Januari dan Maret 2011, PT Brata Astritama telah melayani pengiriman uang (remitansi) dari tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di Malaysia sekitar Rp 1 Milyar. Pada masa Januari – Maret 2011 itu, PT Brata membebaskan bea kiriman uang TKI dari Malaysia. Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Brata Astritama, Agus Salim, di Jakarta, Kamis (7/4).

Meski sebagai pendatang baru dalam fasilitas remitansi, kata Agus Salim, sejak Januari 2011 lalu, PT Brata telah melakukan gebrakan dengan membebaskan biaya pengiriman uang khusus bagi TKI yang berada di Malaysia.

Dirut PT Brata Astritama itu juga menyebutkan, untuk memperluas jangkauan pemanfaatan penerimaan uang, pihaknya telah menggandeng Bank BRI yang mempunyai 6.700 unit kantor cabang di seluruh Indonesia.

Penandatanganan MoU antara Bank BRI dengan PT Brata Astritama, dilakukan di Gedung BRI II, Jakarta, Rabu (23/3) lalu. Pihak Bank BRI diwakili oleh Senior Manager/Vice President Remitance Marketing and Development, Miswan Nawawi, sementara PT Brata Astritama dilakukan langsung oleh Dirut Agus Salim.

“Kami bersyukur, program remitansi sangat diminati TKI di Malaysia,” ujar Direktur Utama PT Brata Astritama, M. Agus Salim, di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (7/4).

Diakui Agus, dalam urusan bisnis masalah keuntungan harus selalu diperhitungkan. Namun khusus bagi TKI, katanya, PT Brata Astritama memegang prinsip keuntungan bukan segala-galanya.

“Di luar jasa pengiriman uang TKI, kami juga masih mengembangkan fasilitas pengiriman bagi pelajar, pengusaha dan profesi lainnya. Jadi, bea pengiriman TKI itu disubsidi dari jasa pengiriman lainnya,” jelas Agus.

Khusus mengenai pengiriman uang TKI, Agus menyebutkan, pihaknya juga memperkenalkan program penerimaan uang bagi keluarga TKI di tanah air yang tidak mempunyai rekening di bank. Mereka bisa mengambil uang kiriman dari keluarganya yang menjadi TKI di Malaysia, cukup dengan memperlihatkan identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan menunjukkan nomor kode pengiriman kepada petugas bank.

Agus menambahkan, PT Brata berupaya memperpanjang pelayanan bebas bea kiriman bagi TKI di Malaysia yang berakhir Maret lalu. Saat in, kata Agus, PT Brata masih melakukan negosiasi dengan mitranya di Malaysia, yaitu IPS dan Maybank, agar fasilitas bebas bea kirim itu bisa diperpanjang 6 bulan ke depan.

Sebelumnya, PT Brata telah menggandeng IPS Sdn Bhd (International Payment Systems) dengan mengeluarkan remitansi Fastcash. Selain itu, PT Brata Astritama bekerjasama dengan IPS Sdn Bhd yang sudah bekerjasama dengan negara-negara Asia Pasifik dan Timur Tengah seperti Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Pakistan, Bangladesh, Nepal, Brunei Darussalam, Singapura dan Filipina.(Zulfikri).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan