Tuesday 23rd October 2018

Pemerhati Perbankan Apresiasi Kepala BNP2TKI

????????????????????????????????????

Jakarta – Program Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid tentang perlunya edukasi keuangan bagi Calon TKI/ TKI dan keluarganya yang akan bekerja keluar negeri mendapat sambutan positif dari pelaku perbankan.
Nusron Wahid pada saat Rapat Kerja Teknis (Rakernis) BNP2TKI, Senin (22/12) di Auditorium BNP2TKI, Jakarta, mengatakan bahwa secara nasional data perbankan mencatat bahwa baru 19 persen penduduk Indonesia yang memiliki nomor rekening di bank. Di dalamnya, TKI tentu termasuk bagian dari masyarakat Indonesia yang belum melek perbankan.

Muhammad Agus Salim, Dirut PT Brata Astritama, yang telah menggeluti dunia perbankan sejak tahun 1989 mengatakan bahwa Calon TKI/ TKI memang perlu mendapatkan edukasi tentang perlunya melibatkan perbankan dalam kehidupan sehari-hari mereka termasuk dalam aktivitas usahanya.

PT.Brata Astritama menyiapkan aplikasi yang dapat memudahkan BNP2TKI. “Kami apresiasi program edukasi perbankan TKI sebagai bagian dari upaya pencerdasan TKI,” paparnya.

Diakui Agus, mereka yang umumnya belum melek dengan kegiatan bank berasal dari keluarga TKI yang belum memiliki usaha. Karena itu, mereka biasanya menyimpan uang di rumah padahal dari sisi keamanan menyimpan uang di rumah tentu berbahaya. Sementara, keluarga TKI yang memiliki usaha biasanya sudah mulai akrab dengan dunia perbankan.

Karena itu, kata Agus, ke depan BNP2TKI perlu memperbanyak pelatihan pengelolaan perbankan dan pemanfaatan remitansi untuk hal-hal positif. Dia memberi apresiasi atas upaya BNP2TKI yang pada tahun 2014 ini sudah melakukan edukasi keuangan kepada 17.000 TKI di seluruh Indonesia.

Dia mengharapkan, setelah TKI mendapat pelatihan, sebaiknya ada pendampingan agar manfaat pelatihan itu betul-betul diterapkan oleh mereka. Dengan membuka rekening di perbankan tentu akan banyak manfaat yang akan didapat TKI dan keluarganya. Termasuk dalam hal penambahan modal usaha melalui mekanisme Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“PT Brata Astritama dengan jaringan perbankan dan BPR–nya dan Koperasi  di seluruh Indonesia juga siap bekerjasama dengan BNP2TKI dan BP3TKI di seluruh Indonesia untuk membantu perluasan program pelatihan perbankan dan pelatihan kewirausahaan,sehingga apa yang dinginkan oleh BNP2TKI dapat terwujud ” papar Agus. (zul/ toh)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan